Tampilkan postingan dengan label Asal Usul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asal Usul. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Desember 2011

Asal Usul Boneka Teddy Bear



Suatu hari, Presiden Theodore Roosevelt pergi berburu.
Seekor beruang tertangkap dan diikat agar presiden dapat
menembaknya, namun Presiden Roosevelt tidak mau membunuh
beruang itu. Kisah ini menjadi terkenal ketika dilaporkan
di surat kabar dan digambar dalam bentuk kartun.
Seorang laki-laki bernama Morris Michtom memiliki toko
permen dan alat-alat tulis. Istrinya yang bernama Rose
kadang-kadang membuat boneka beruang kecil yang diletakkan
di jendela toko mereka. Morris melihat kartun beruang di
koran dan mendapatkan ide. Dia minta istrinya membuat
beberapa beruang khusus seperti yang ada dalam gambar
kartun itu.

Minggu, 23 Januari 2011

Asal Usul Kata ASAL USUL!!





Kata asal usul diserap dari bahasa arab "ushuul" yang artinya pondasi, asal, atau pokok-pokok. Seperti dalam istilah "Ushul Fiqh" yang artinya landasan/dasar-dasar fiqih, atau pokok-ppokok fiqih. Dalam bentuk lain (bentuk mufrod atau tunggalnya) kata "ushul" ini menjadi "ashl" yang diserap menjadi "ushul". Oleh orang kita, kedua kata ini diserap dan digandengkan menjadi "asal-usul".

Asal Usul Angka ()

Dalam sehari-hari, sesungguhnya kita tidak benar-benar membutuhkan angka nol. Ketika kita ditanya, "Punya berapa jerukkah anda?", maka kita akan cendrung untuk mengatakan "Saya tidak punya jeruk" ketimbang mengatakan "Saya mempunyai nol jeruk". Inilah masalahnya, karena dalam praktiknya kita sama sekali tidak membutuhkan angka nol. Maka dalam waktu yang sangat lama pada sejarah perjalanan manusia, angka nol tidak muncul. Dan ternyata angka nol sendiri relatif belum terlalu lama ditemukan, karena memang "tidak penting".



Zaman Gog

petunjuk mengenai awal manusia mengenai hitungan ditemukan oleh arkeolog Karl Absolom tahun 1930 dalam sebuah potongan tulang serigala yang diperkirakan berumur 30.000 tahun. Pada potongan tulang itu ditemukan goresan-goresan kecil yang tersusun dalam kelompok-kelompok yang terdiri atas lima; iiiii/iiiii/iiiii. Dan pada zaman ini angka nol sama sekali belum muncul. Jauh sebelum zaman Gog, diperkirakan manusia baru mengenal angka satu dan banyak atau satu, dua dan banyak. Pada saat ini ternyata masih ada yang menggunakan sistem ini, yaitu suku Indian Sirriona di Bolivia dan orang-orang Yanoama di Brazil. Ternyata seiring perjalanan waktu, mereka mulai merangkai angka yang sudah ada. Suku Bacairi dan Baroro memiliki sistem hitung "satu", "dua", "dua dan satu", "dua dan dua", "dua dan dua dan satu", dan seterusnya. Mereka memiliki sistem angka berbasis dua dan kita sekarang menyebutnya dengan sistem biner. Saat ini pun kita menuliskan sebelas sebagai sepuluh dan satu, dan seterusnya.