Pada 1978, Michael H. Hart menerbitkan buku berjudul 100 Tokoh Paling Berpengaruh dalam Sejarah (terjemahan Mahbub Djunaidi). Buku itu memuat peringkat 100 yang ia merasa memiliki pengaruh terkuat dalam sejarah manusia. Bukunya secara hangat diperdebatkan konsep bukunya secara luas ditiru. Penting untuk dicatat bahwa Dr. Hart tak memasukkan orang terbesar. Kriterianya ialah berpengaruh.
Buku ini dicetak kembali pada 1992 dengan beberapa revisi nyata terhadap daftar urutan 100 dan pangkat luar biasa mereka. Terutama di antara revisi itu ialah penurunan pangkat tokoh komunis seperti Lenin dan Joseph Stalin, dan pengenalan Mikhail Sergeyevich Gorbachev. Edisi ini juga memuat Edward de Vere menggantikan William Shakespeare. Hart menggantikan Niels Henrik David Bohr dan Antoine Henri Becquerel dengan Ernest Rutherford, juga membetulkan kesalahan dalam edisi pertama. Henry Ford juga dimasukkan di sini dari yang sekedar "Tokoh-tokoh Terhormat", menggantikan Pablo Picasso. Akhirnya, urutan itu ditata kembali.
Berikut Urutannya :
1. Muhammad --- pendiri Islam, penguasa Arabia
Jumat, 18 Maret 2011
Rabu, 16 Maret 2011
Fukushima Bagai Kota Mati
Neil Ikhsan (20) tak pernah menyangka pada Jumat (11/3/2011) lalu sebuah goncangan gempa tiba-tiba terjadi sedemikian kuatnya. Selama dua tahun ia tinggal di Jepang, tepatnya di Fukushima, gempa memang kerap kali terjadi, tetapi tak sebesar hari itu. Gedung-gedung bergetar hebat. Peralatan di perkantoran, rumah, ataupun di kampus-kampus berserakan. Semua orang hanya bisa berpikir untuk menyelamatkan diri masing-masing menuju ruang terbuka.
"Pas gempa ada alarmnya, tapi di sana gempa itu biasa. Goyang-goyang, tapi kenapa ini lama sekali tidak berhenti-henti," ungkap Neil, Selasa (15/3/2011) di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta.
Neil yang merupakan mahasiswa Fukushima Technology College menceritakan, saat itu warga Jepang berhamburan keluar rumah. Tak lama berselang, sebuah ledakan besar terjadi dari arah pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).
"Saya sedang kumpul dengan teman-teman, orang-orang sudah ramai ada nuklir yang meledak. Dari jauh saya lihat asap tebal hitam sudah ke atas, orang-orang panik takut terkena radiasi," ujarnya. Api yang membubung ke langit begitu hitam dan akhirnya semakin membesar.
"Pas gempa ada alarmnya, tapi di sana gempa itu biasa. Goyang-goyang, tapi kenapa ini lama sekali tidak berhenti-henti," ungkap Neil, Selasa (15/3/2011) di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta.
Neil yang merupakan mahasiswa Fukushima Technology College menceritakan, saat itu warga Jepang berhamburan keluar rumah. Tak lama berselang, sebuah ledakan besar terjadi dari arah pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).
"Saya sedang kumpul dengan teman-teman, orang-orang sudah ramai ada nuklir yang meledak. Dari jauh saya lihat asap tebal hitam sudah ke atas, orang-orang panik takut terkena radiasi," ujarnya. Api yang membubung ke langit begitu hitam dan akhirnya semakin membesar.
Minggu, 13 Maret 2011
10 Gempa Terdasyhat yang Pernah Ada
Foto dari rekaman televisi NHK menunjukkan tsunami menggulung kawasan Miyagi pascagempa berkekuatan 8,9 skala Richter, Jumat (11/3/2011).
Foto dari rekaman televisi NHK menunjukkan tsunami menggulung kawasan Miyagi pascagempa berkekuatan 8,9 skala Richter, Jumat (11/3/2011).
Via Kompas.com , AFP .
Berikut daftar gempa terdahsyat dunia menurut data US Geological Survey (USGS), yang dimuat laman news.com.au, Tiga diantaranya terjadi di Indonesia :
1. Gempa dengan kekuatan 9,5 SR mengguncang Chile pada 22 Mei 1960. Sebanyak 1.655 orang terbunuh. Tsunami yang diakibatkan gempa ini juga membunuh 68 orang di Hawaii, 138 orang di Jepang, dan 32 orang di Filipina.2. Gempa berkekuatan 9,2 SR mengguncang Alaska pada 28 Maret 1964. 15 orang tewas akibat gempa, sedangkan 113 orang tewas akibat tsunami susulan.
3. Gempa 9,1 SR terjadi di Aceh, Indonesia pada 26 Desember 2004. Gempa itu mengakibatkan tsunami dahsyat yang menewaskan 230.000 orang di beberapa belahan dunia. Gempa paling mematikan yang pernah tercatat dalam sejarah.
10 Fakta Menarik dari Tsunami
Kata ‘tsunami‘ berasal dari bahasa Jepang, dan diterjemahkan sebagai ‘gelombang pelabuhan‘. Tsunami dulu disebut ‘gelombang pasang‘, tetapi istilah tersebut penggunaannya oleh ilmuwan telah bergeser.
1. Tsunami terdiri dari serangkaian gelombang yang dikenal sebagai kereta gelombang, bukan gelombang tunggal. Untuk tsunami yang besar, gelombang ini tiba-tiba dan yang pertama tidak selalu yang terbesar.
2. Sebagian besar tsunami disebabkan oleh gempa bumi bawah laut. Gempa bumi berkekuatan 8,0 sebagai penyebab bencana Samoa, menurut US Geological Survey. Sebuah gempa bumi bisa menyebabkan tsunami jika memiliki kekuatan yang cukup dan berada di kedalaman air yang memadai.
3. Sekitar 80 persen dari seluruh tsunami terjadi di Samudera Pasifik.(INDONESIA)
Gara-Gara Gempa Jepang Bergeser Sepanjang 2 Meter

"Sampai saat ini, kami mendapati salah satu stasiun GPS kami bergeser (2,4 meter), kami juga melihat peta dari GSI (Geospatial Information Authority) di Jepang, memperlihatkan perubahan pola di lokasi yang luas, sama dengan perubahan massa daratan," ujar Kenneth Hudnut, ahli geofisika dari badan Survey Geologi Amerika Serikat (USGS), dilansir dari laman CNN, Sabtu, 12 Maret 2011.
Langganan:
Postingan (Atom)