Sabtu, 21 Mei 2011

Bahaya Mimisan dan Cara Menanganinya

Saat mimisan, secara tidak sadar biasanya kita langsung menengadahkan kepala ke atas. Ternyata melakukan hal tersebut dapat membahayakan. Hal ini dapat menyebabkan komplikasi pada orang tersebut.
Dikutip dari eHow, Selasa (2/11) saat mimisan terjadi, biasanya orang akan menengadahkan kepalanya agar darah tidak terus keluar. Namun cara ini salah dan justru bisa membahayakan orang tersebut. Hal ini karena kepala yang terangkat ke atas akan membuat darah yang seharusnya keluar menjadi masuk ke tenggorokan dan menyumbat jalur pernapasan, sehingga memicu seseorang tersedak yang nanti akan membuatnya menjadi muntah.

Selain itu darah ini juga bisa mengiritasi lambung. Untuk mengatasi mimisan, posisi yang ideal adalah dengan mendudukkannya dan dengan posisi badan condong ke depan. Posisi ini akan membuat darah keluar dari hidung, dan orang lain dapat melihat kapan darah tersebut berhenti keluar.
Jika darah sudah berhenti, cubit bagian lubang hidung dengan lembut dan hati-hati menggunakan ibu jari dan jari telunjuk sehingga tidak menimbulkan tekanan yang besar. Ini untuk membendung aliran darah yang biasanya berupa gumpalan dan cobalah bernapas melalui mulut.
Sambil tetap mencubit lembut hidung, letakkan kompres dingin di sekitar hidung untuk membantu menghentikan perdarahan dengan cara menyempitkan pembuluh darah. Jika darah tidak juga berhenti setelah 10 menit, sebaiknya segera beri pertolongan agar orang tersebut tidak kehilangan darah lebih banyak lagi.
Setelah mimisan berhenti, sebaiknya hindari terlebih dahulu mengangkat benda atau melakukan kegiatan yang berat. Karena kedua kondisi ini bisa memicu lonjakan tekanan darah yang menyebabkan mimisan berulang.
Mimisan bisa terjadi pada siapa saja baik anak-anak atau pun orang dewasa. Penyebab mimisan ini akibat pecahnya pembuluh darah halus dirongga hidung yang bisa disebabkan oleh berbagai hal seperti infeksi, alergi, trauma, atau penyakit serius lainnya seperti kelainan darah. Tapi umumnya penyebab normal mimisan akibat adanya pukulan atau benturan pada hidung.
Mengorek atau mengeluarkan cairan hidung terlalu keras juga bisa menjadi pemicu timbulnya mimisan. Selain itu kondisi di sekitar yang terlalu panas atau lembab juga bisa menyebabkan seseorang mimisan.

Jika mimisan terjadi pada anak atau Anda, sebaiknya jangan panik. Ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan.
1. Segera dudukkan penderita dalam posisi sedikit membungkuk,
2. Jepit hidung selama 10 menit dengan menggunakan ibu jari dan telunjuk,
3. Usahakan bernafas melalui mulut,
4. Jika pendarahan tidak juga berhenti, gunakan kapas atau kasa yang digulung dan masukkan sebagian ke dalam lubang hidung. Kemudian sesegera mungkin bawa penderita ke dokter.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar