Selasa, 16 Agustus 2011

Foto - Foto "Penyiksaan" Bocah-Bocah Calon Juara Olimpiade Dari China

Foto - Foto "Penyiksaan" Bocah-Bocah Calon Juara Olimpiade Dari China

"Olahraga adalah bisnis yang serius di Sekolah Shichahai, yang merupakan salah satu dari lebih dari 300 sekolah elit, yang kontroversial, yang didanai pemerintah akademi dikhususkan untuk pelatihan generasi berikutnya dari atlet Cina", tulis Telegraph dalam laporan yang diterbitkan sebelum Olimpiade Beijing.
Pelatihan untuk olahraga dimulai pada usia sangat dini di Cina. Sebagian besar dibina di usia enam tahun dan dikirim ke sekolah olahraga khusus bersama dengan ribuan lain yang menunjukkan punya bakat. Mayoritas tidak lulus seleksi kelas tetapi bagi mereka yang lulus, mereka mendapat tekanan yang intens untuk menang. Sekitar 600 anak usia antara enam dan 18, dari seluruh Cina, penuh waktu berlatih di Sekolah Olahraga Shichahai.

Enam hari seminggu, mereka belajar di pagi hari dan melatih selama empat jam di sore hari. Orangtua diperbolehkan untuk melihat anak-anak mereka hanya pada akhir pekan, tetapi di ruangan yang terpisah, para orang tua ini membawa harapan anaknya akan menuai kemenangan dan kemewahan sebagai juara Olimpiade.


Orang tua dari atlet menjanjikan yang miskin sering diberikan sebuah rumah di kampung halaman mereka oleh biro olahraga lokal. Yang Lain hanya ingin pendidikan yang layak bagi anak-anak mereka.Shichahai telah memainkan peran utama dalam memproduksi atlet top untuk negara yang banyak memenangkan medali emas di Olimpiade.


Tetapi untuk semua keberhasilannya, sekolah, dan sistem pendidikannya, telah dituduh terlalu keras dalam mengekspos dan mendidik para calon atlet muda mereka, dan bahkan menyalahgunakan anak-anak.Pada kunjungan ke Shichahai pada tahun 2005, juara Olimpiade dayung empat kali dari Inggris Sir Matthew Pinsent mengatakan ia melihat seorang anak gadis 7 tahun yang menangis yang dipaksa untuk melakukan handstands, dan anak laki-laki dengan tanda cap di punggungnya.


Anak usia enam tahun haul kepala mereka di atas bar berulang - wajah mereka terlihat tegang seperti menahan sakit tetapi mereka tidak mengeluarkan suara. Para pelatih begitu ketat dan tidak pernah tersenyum. Beberapa pelatih dituduh sering melakukan pemukulan pada siswanya. Dalam satu kasus, Sekolah Atletik Liaoning Anshan ditemukan telah memberi doping pada murid-muridnya di usia muda 15 tahun, dengan hormon erythropoietin (EPO) dan testosteron.


Wu Yigang, seorang profesor di Shanghai University, mengatakan kepada Washington Post, "Beberapa sekolah khusus olahraga dapat disamakan dengan tidak lebih dari pabrik perakitan atlit. Mereka sering membutuhkan 6 jam atau lebih pelatihan dalam sehari. ” Banyak atlet China telah mencurahkan begitu banyak waktu mereka untuk pelatihan mereka sehingga tidak bisa melampaui pendidikan di atas kelas lima. "


Ketika anak-anak meninggalkan sekolah atletik, mereka tidak bisa melakukan apa-apa karena mereka tidak memiliki keterampilan. komisi olahraga lokal kadang-kadang memberikan pekerjaan, tetapi pada akhirnya, banyak dari mereka menjadi pekerja pabrik.Beberapa atlet dijanjikan pekerjaan sebagai polisi ketika mereka pensiun, tapi janji-janji sering diingkari. Harian China Sports memperkirakan bahwa 80 persen dari atlet pensiun Cina menderita masalah kesehatan kronis, pengangguran,dan kemiskinan akibat dari overtraining.

Spoiler for memprihatinkan:


Uploaded with
ImageShack.us

Taman Nasional Komodo Mundur dari "Seven Wonders"

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata menarik mundur Taman Nasional Komodo (TNK) sebagai finalis dalam ajang pemilihan tujuh keajaiban alam baru atau "New seven wonders of nature" (N7WN).

"Keputusan ini diambil karena pihak penyelenggara kampanye New 7 Wonders (N7W) Foundation telah melakukan tindakan tidak profesional, tidak konsisten, dan tidak transparan, serta tidak memiliki kredibilitas yang dapat dipertanggungjawabkan," kata Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar), Jero Wacik, di Jakarta, Senin.
Menurut menteri ketika secara resmi mengumumkan keputusan itu dalam acara jumpa pers, meski TNK mengundurkan diri dari kampanye pemilihan tujuh keajaiban alam baru bersi yayasan New 7 Wonders, namun TNK tetap merupakan "world heritage" atau warisan dunia yang diakui Unesco pada 1991.
Pada Agustus 2008, Kemenbudpar menjadi Official Supporting Committee (OSC)/Lead Agency untuk mendukung TNK sebagai salah satu dari 7 keajaiban alam baru yang pemilihannya dilakukan melalui "online voting".
Kemenbudpar telah melakukan serangkaian kegiatan kampanye "online" dan "offline" baik di dalam maupun di luar negeri untuk mempromosikan dan mendukung TNK dan telah membuahkan hasil pada 21 Juli 2009 saat TNK terpilih sebagai salah satu dari 28 finalis kampanye N7WN setelah menyisihkan 440 nominasi dari 220 negara.

Senin, 15 Agustus 2011

Ini Dia Isi Tas Nazaruddin

Mau Tau..........

Tasnya kecil, namun isinya sungguh tidak 'kecil'. Menurut Arif, Tim KPK yang turut memburu Nazaruddin, tas itu disegel di depan yang bersangkutan. Menurutnya, tas itu dititipkan Nazaruddin pada Duta Besar RI di Bogota. 

Planet Tergelap Ditemukan

TRIBUNNEWS.COM, MASSACHUSETS - Sebuah planet di luar tata surya yang gelap, lebih gelap dari sepotong batu bara, telah ditemukan para astronom. Planet sebesar Jupiter ini mengorbit bintangnya dengan jarak sekitar lima juta kilometer dan kemungkinan temperaturnya 1.200 derajat celcius.
Planet ini mungkin terlalu panas untuk mendukung awan pemantul seperti terlihat di sistem tata surya. nnamun demikian tetap saja tidak bisa menjelaskan mengapa planet ini begitu gelap. Kajian ini akan diterbitkan di jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society.
Planet yang disebut TrES-2b karena ditemukan dalam survei eksoplanet Trans-Atlantik tahun 2006. Jaraknya dari bumi sekitar 750 tahun cahaya di konstelasi Draco. Planet ini terletak di jarak pandang teleskop angkasa Kepler yang tujuannya menemukan eksoplanet menggunakan pengukuran cahaya yang sangat sensitif.
Dengan menggunakan data selama empat bulan pertama dari Kepler, David Kipping, peneliti di Center for Astrophysics di Universitas Harvard dan David Spiegel dari Universitas Princeton mengkaji jumlah cahaya terpancar langsung dari TrES-2b.

Sambung Lidah Demi Kesempurnaan Bahasa Korea

Demi kesempurnaan berbahasa Korea, perempuan ini rela menyambung lidahnya.

Rhiannon Brooksbank-Jones, asal Beeston, Notts, Inggris, sangat ingin bisa bicara dalam bahasa Korea dengan lafal sempurna. Tapi sayang, ia tidak bisa mengucapkan beberapa kata dengan baik karena lidahnya terlalu pendek.
Dokter gigi gadis berusia 19 ini mengatakan, lidah Rhiannon lebih pendek daripada lidah orang kebanyakan. Itu membuatnya tak bisa mengucapkan bunyi L dalam bahasa Korea dengan benar. Padahal ia berencana tinggal di Korea setelah lulus kuliah.
Untuk solusinya, ia pun memutuskan untuk operasi memanjangkan lidahnya dengan kulit tambahan yang diambil dari tubuhnya. Sekarang, lidah barunya itu jadi satu sentimeter lebih panjang dari sebelumnya.
"Ada yang bilang, yang saya lakukan ini berlebihan, tapi saya memang seorang perfeksionis," ujarnya seperti dikutip dari TheSun.

Minggu, 14 Agustus 2011

Perempuan Muslim USA Dengan Tantangannya

Perempuan muslim masih menghadapi banyak tantangan dan perlakuan diskriminatif dari dalam komunitas mereka sendiri

Sekilas, Fatima tampak seperti perempuan Muslim biasa. Perempuan paruh baya ini memakai jilbab dan mengenakan pakaian yang menutupi seluruh tubuhnya. Yang membedakan adalah Fatima warga kulit putih Amerika yang telah memeluk Islam selama lebih dari 18 tahun.
Di sebuah media, Fatima mengatakan bahwa ketika ia pindah ke wilayah ini, ia tergerak untuk berkumpul dengan sesama Muslim, tetapi saat itu ketika peristiwa 11 September baru saja terjadi.
Namun, suasana di masjid-masjid yang ia datangi terasa kurang nyaman dan penuh kecurigaan. Kondisi ini menjadi lebih buruk baginya karena warna kulitnya yang putih sering menjadi sumber kecurigaan bahwa ia bekerja sebagai mata-mata.
Di Washington DC, ia mengamati bahwa perempuan cenderung terpinggirkan dalam kehidupan sosial masyarakat Muslim. Menurut Fatima, di kebanyakan masjid, perempuan ditempatkan di bagian terpisah, terkadang di sebuah sudut kecil menyerupai gudang.(ouhhh,,,,)

Dana Pemulangan Nazaruddin dari KPK

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Kabinet Dipo Alam membantah dana Rp4 miliar untuk pemulangan Nazaruddin dengan pesawat jet carter dari Bogota, Columbia, berasal dari pemerintah.
"Itu dana dari KPK, bukan dari Kepolisian RI atau Kejaksaan," tegasnya di Jakarta, Jumat pagi, mengenai rencana pemulangan mantan Bendahara Partai Demokrat Nazaruddin ke Tanah Air.
Rute penerbangan dengan pesawat carter tersebut melalui Sudan, transit di Dubai, Singapura, lalu ke Jakarta. Oleh karena pesawat carter, kemungkinan besar mendarat di Bandar Udara Halim Perdana Kusuma dan bukan di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Bahrul Alam memperkirakan Nazarudin tiba di Jakarta hari Jumat ini.
Dipo mengatakan jangan sampai ada kesan pemerintah mengistimewakan Nazaruddin dengan menggelontorkan uang miliaran untuk pemulangannya. "Sekali lagi itu dana dari KPK dan KPK bukan lembaga pemerintah, melainkan lembaga negara. Meskipun, uangnya berasal dari APBN juga," jelas Dipo.
Menjawab pertanyaan apakah cukup berharga mengeluarkan uang sebanyak itu untuk memulangkan seorang buronan, Dipo mengatakan menghormati KPK yang dengan segala pertimbangan memulangkan Nazaruddin secepatnya ke Tanah Air.